Minggu, 03 Mei 2015

Jin

Bismillahirrahmanirrahiim.

Wahai anak anakku

Pada masa dahulu, jin adalah makhluk yang sangat takut kepada manusia, tapi dengan adanya beberapa kejadian yang membuat jin merasa kuat dari manusia, seperti terjadi pada suatu rombongan yang sedang memasuki hutan, kemudian mereka meminta izin kepada penghuni hutan yang tidak terlihat oleh mata kepala, dan ini memberikan kesan bahwa manusia takut kepada Jin yang ada di hutan tsb, dan hal ini berlanjut sampai saat ini.

Ketahuilah bahwa tidak ada satupun makhluk ciptaan Allah ini yang lebih sempurna dari manusia, baik itu Malaikat, iblis ( jin ), makanya Allah ketika sudah meniupkan ruh kepada adam, Malaikat diperintah untuk sujud kapada adam, Dan ada satu yang tidak mau sujud yaitu Iblis, yang mana dia merasa lebih baik daripada adam as.

Memang ketika Di surga Iblis sangat taat, dan memiliki bulu yang sangat bagus dibandingkan malaikat lain, sehingga iblis menjadi imam para malaikat, dan makhluk yang dilebihkan Allah diantara makhluk lainnya, namun ketika Adam diciptakan iblis merasa direndahkan, hal ini memicu kesombongannya, dengan mengatakan " aku lebih baik dari pada adam a.s", sehingga dia tidak taat kepada perintah Allah untuk sujud kepada adam.

Pada dasarnya iblis seperti mengatakan bahwa dia hanya mau sujud kepada Allah saja, dan merendahkan sesuatu selain Allah, tapi dia lupa bahwa perintah sujud itu dari Allah yang dia muliakan, maka dia termasuk orang yang sombong, dan mengusirnya dari surga.
Maka iblis meminta" Karena Engkau telah tetapkan aku sesat, maka hidupkanlah aku sampai hari kiamat, akan aku sesatkan anak adam, hingga tidak engkau dapati mereka berterimakasih(bersyukur), kecuali sedikit".

nah anakku, dari sedikit kisah diatas, dapat kita tarik sedikit kesimpulan tentang kesempurnaan makhluk ciptaan Allah.

Manusia Adalah makhluk yang paling sempurana, manusia memiliki sifat melebihi makhluk lain, bukan berbeda dari makhluk lain, tapi lebih lengkap dibanding makhluk Allah yang lain, Jadi apa yang dimiliki oleh makhluk lain juga dimiliki oleh manusia, dan tidak semua yang dimiliki manusia dimiliki makhluk lain.

Makhluk yang kita bahas disini tentang manusia, jin dan malaikat, Manusia memiliki semua sifat iblis, sedangak iblis memiliki semua sifat malaikat, contohnya bila Allah memberi ciptaanNya dengan 7 sifat, maka iblis memiliki 6 sifat, sedangkan Malaikat memiliki 5 sifat, penjabarannya seperti ini:

Manusia memiliki  1.2.3.4.5.6.7
Iblis memiliki        1.2.3.4.5.6
Malaikat memiliki 1.2.3.4.5.

Sifat yang dikaruniakan Allah kepada manusia 7 sifat:
1. Hidup
2. Mengetahui
3. Berkehendak
4. Berkuasa
5. Mendengar
6. Melihat
7. Berkata.

Sifat Iblis ( Jin )
1. Hidup
2. Mengetahui
3. Berkehendak
4. Mendengar
5. melihat.
6. Berkata

Sifat Malaikat:
1. Hidup
2. Mengetahui
3. Mendengar
4. Melihat
5. berkata

Oleh karena itu dapat kita lihat kesempurnaan yang dimiliki manusia tsb.
Kesempurnaan ini sekaligus menjadi kelemahan manusia
Malaikat tidak memiliki kehendak dan kuasa, sehingga dia Hanya Patuh kepada Allah.
Iblis Memiliki kehendak, sehingga dia bisa menentang perintah Allah yang tidak sesuai kehendaknya sendiri, tapi dia tidak memiliki sifat Kuasa sebagaimana manusia.

Dari jabaran diatas dapat kita tarik kesimpulan Bahwa Manusia bisa berbuat lebih mulia dari pada Malaikat, dan bisa lebih Rendah dari iblis.

apa itu setan:
Setan bukan merupakan bentuk makhluk, tapi lebih merupakan bentuk perbuatan.
Setan terdapat pada golongan Jin, dan golongan manusia. Jadi tidak semua Jin adalah setan.
Bila manusia / jin melakukan perbuatan iblis, maka dia adalah setan.

Allah sudah menegaskan bahwa "setan adalah musuh yang nyata bagimu"

Apakah setan dapat Dililhat :
 Bila ada yang mengatakan bahwa setan tidak dapat dilihat, maka dia tidak memahami ayat ayat Allah tentang setan, Padahal Allah mengatakan Bahwa setan adalah musuh yang nyata ( jelas ),  sesuatu yang nyata tentu dapat dilihat, Namun bagi yang ahli berdebat tentu akan mendebat ini dengan potongan ayat Qur`an, padahal tidak ada Allah mengatakan bahwa setan itu tidak dapat dilihat, tapi Allah mengatakan Bahwa Setan itu " Mereka dapat melihatmu dari suatu tempat yang kamu tidak dapat melihat mereka".
Contoh: seperti melihat presiden di televisi, Kita dapat melihat presiden, sedangkan presiden tidak dapat melihat kita, kenapa?. karena dia tidak dapat melihat tempat kita.

Makhluk Gaib:

Sangat jelas kita hampir yakin kalau  Jin itu termasuk makhluk Gaib, sedangkan Allah dan Rasul tidak pernah mengatan demikian. Kalau lah jin Itu makhluk Gaib, maka kita wajib iman/percayaa kepadanya.
Sebab Allah berfirman:".......dan orang  yang beriman kepada yang ghoib, dan mendirikan Shalat,......."

Yang Ghoib Disini tidak menujuk Jin didalamnya, yang ghoib inilah yang dinamakan Rukun Iman.
Sedangkan Jin adalah makhluk seperti kita, namun tidak memiliki kodrat ( kuasa ), hingga dia tidak memiliki tubuh/bentuk seperti manusia.

Hal ini sangat jelas bertentangan dengan opini orang orang sesat, bahkan mereka mengatakan macam macam bentuk jin tsb, ada yang hijau, merah , biru, tinggi, besar, kecil, dll sbgainya.

Memang ada orang yang dapat melihat sosok jin, tapi sosok itu tidak mewakili sosok jin yang utuh, sebab jin dapat mewujudkan dirinya sesuai keyakinan orang yang melihatnya, tapi kebanyakan mereka dapat melihat sosok itu didalam pikiran mereka saja, atau didalam mimpi mimpi.

Wahai anakku, Ketahuilah Jin itu tidak memiliki bentuk seperti yang kamu bayangkan, tapi bisa berbentuk seperti apa yang kamu bayangkan.

Jin itu makhluk nyata, sehingga dapat dilihat dengan ilmu ( pengetahuan ).

Allah sudah katakan bahwa setan itu. "......Mereka dapat melihatmu dari suatu tempat yang kamu tidak dapat melihat mereka"
salah satu contohnya:
bila kamu tinggal dipadang, sedangkan temanmu tinggal di jakata, apakah kamu dapat melihat teman mu itu?, tentu tidak, tapi apakah temanmu itu tidak dapat dilihat (ghoib)?,,,,tentu dapat dilihat jika kamu pergi ketempatnya atau dia pergi ketempatmu.

wahai anakku... ini hanya sepintas pengetahuanmu tentang Jin, jangan ada takut dihatimu kepada mereka, sebab mereka tidak kuasa berbuat apapun kepadamu kecuali dengan hanya menyerumu denagan bisikan didalam pikiranmu saja, sangat patut kiranya merekalah yang takut kepadamu jika kamu mengetahui (berilmu).

Tayangan yang ada ditelevisi tentang alam lain, dan sebagainya, lebih banyak memberi mudarat ketimbang manfaat.
Banyak orang mencari jejak jin ditempat yang sunyi dan gelap, seperti kuburan dan rumah kosong, padahal mereka lebih banyak tinggal dirumah yang ada penghuninya, sebab mereka dapat minum dan makan dan berpakaian bersama manusia, tanpa harus repot berusaha sendir.

Bagaimana dia makan bersama manusia?

Bila kamu makan tidak mengucapakan Basmalah, maka Jin ikut makan makananmu, jika kamu minum tanpa basmalah, maka jin akan ikut meminum minumanmu, jika kamu berpakaian tampa basmalah, maka jin ikut memakai pakaianmu.

Jangan engakau biarkan dia sejahtera dimanapun kamu berada, rumah yang penghuninya selalu ingat Allah, maka Jin tidak akan merasa betah dirumah itu..

Bersambung....................














Tidak ada komentar:

Posting Komentar