Bismillahirrahmanirrahim
Tauhid adalah Keesaan Allah, atau dengan kata lain Bahwa yang ada satu satunya hanya Allah.
Kalimat Tauhid: Laillahailallah.
artinya " Tidak ada Illah selain Allah".
Arti kalimat Tauhid tergantung tingkat pemahaman penterjemah, dan terkadang meleset dari makna sebenarnya, ada yang menterjemahkan dengan penambahan kata yang sebenarnya tidak terdapat dalam kalimat tersebut, seperti:
" Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah"
Arti seperti ini justru menjauhkan kita dari makna yang dimaksud dari kalimat "Laillahailallah", dan terkesan Allah ingin sekali disembah, dan manusia memberi persembahan, Ini sangat mengesankan Allah membutuhkan Makhluk, Padahal Makhluklah yang membutuhkan Allah, dan juga terkesan bahwa makhluk punya andil dalam perbuatan / berbuat sesuatu.
anakku...
Pahamilah Bahwa Allah itu sangat tinggi, sangat mulia, tempat bergantung segala sesuatu, yang menciptakan makhluk serta perbuatan makhluk.
Laillahailallah adalah pengakuan bathin yang menyatakan tidak ada illah, yang ada Hanya Allah saja.
untuk itu papa akan terangkan sedikit tentang "Illah" yang tidak papa terjemahkan diatas, sebab Illah disini bermakna sangat luas dan menyeluruh, Kalau boleh papa tekankan, Illah ini adalah sesuatu apapun selain Allah, Jadi segala sesuatu selain Allah, baik yang hidup, mati, terlihat/tidak terlihat dengan mata, Terasa / tidak terasa oleh pancaindra kita, dalam bentuk apapun, dimanapun dan kapanpun, ini adalah Illah.
Oleh karena itu, papa berharap kamu dapat memaknai kalimat tauhid itu dengan benar,
"Laillahailallah" bermakna "Tidak ada segala hal dan sesuatu, kecuali Allah".
Singkatnya yang ada itu hanya ALLAH semata mata.
Tujuh sifat allah yang dilimpahkan kepada manusia:
1. Hidup
2. Mengetahui
3. Berkehendak
4. Kuasa
5. Melihat
6. Mendengar
7. Berkata.
Nah jika sifat yang tujuh itu diambil oleh Allah, apa yang ada padamu?.
Tentu hanya sebuah patung manusia yang terdiri dari kulit Daging,urat dan tulang, yang sering kita sebut Mayat untuk sebutan pada manusia, dan bangkai untuk sebutan pada binatang,
Anakku...
Kalau kamu sudah mengerti dengan keadaanmu sebenarnya yaitu:
1. tidak Hidup atau mati
2. Tidak mengetahui atau bodoh
3. Tidak berkehendak atau pasif / pasrah
4 tidak.Kuasa atau lemah
5. Tidak melihat atau buta
6. Tidak mendengar atau Tuli
7. Tidak berkata atau bisu.
Kesimpulan Tauhid dari penjabaran diatas:
1. Tidak ada yang hidup, Allah yang Hidup
2. Tidak ada yang Tahu, Hanya Allah yang Tahu
3. Tidak ada yang berkehendak, Hanya allah yang berkehendak
4. Tidak ada yang Kuasa, Hanya Allah yang Kuasa
5. Tidak ada melihat, Hany Allah yang melihat
6. Tidak ada yang mendengar, hanya Allah yang mendengar
7. Tidak ada yang berkata kata, hanya allah yang berkata kata.
Oleh karena itu wahai anakku....
Tanamkanlah tauhid di batinmu, sehingga kamu benar benar menyerahkan kembali kepada Allah segala sesautu tanpa ada sisa, bagaikan orang mati, yang tidak dapat berbuat apapun,
Orang mati tidak dapat shalat, puasa, zakat, haji dan berbuat baik sedikitpun, orang mati benar benar pasrah dan menyerahkan diri tanpa dapat berbuat apapun.
Jadi bila tauhid mu sudah benar, maka kamu sudah tidak merasa berbuat baik sedikitpun, perbuatan baikmu itu adalah pemberian Allah, yang dengan itu kamu bersyukur atas pemberiannya itu, bukanya mengharap sesuatu
Segala sesuatu dan hal yang kamu alami adalah pemberian Allah, tanpa terkecuali, Kamu tidak dapat Shalat, kalau Allah tidak karuniakan Shalat itu kepadamu, Kamu Tidak dapat Puasa jika Allah tidak karuniakan puasa itu kepadamu, Kamu tidak dapat Berzakat, Berhaji, Jika allah tidak karuniakan kepadamu.
Jadi singkatnya Pahamilah bahwa segala perbuatan baik dan Ibadah-mu selama ini adalah semata mata karunia Allah saja, Bukan hasil dari Dirimu sendiri.
Ketika Shalat kita selalu membaca:," Inna Shalati, wanushuki, wamahyaya, wamamati, lillahirabbil`alamiin"
" sesungguhnya Shalatku, ibadah/ perbuatan baikku, hidupku dan matiku, Milik Allah tuhan semesta alam".
Ini menegaskan bahwa hal itu adalah bersunber dari Allah bukan dari dirimu, kemudian Allah tegaskan lagi;
"Lasyarikalahu, wabizalika ummirthu, waanna minnal muslimiiin"
" Tidak ada serikat/sekutu bagi Allah, dan aku diperintah untuk tidak menyekutukanNya, dan sesungguhnya aku termasuk golongan orang yang berserah diri".
ini menegaskan bahwa Allah tidak bersekutu, berserikat atau bersama sama dengan makhluk dalam semua hal, Jadi jika Shalatmu, ibadahmu, hidupmu dan matimu adalah milik Allah, maka jangan sekali kali kamu merasa ikut memilikinya, dan apabila itu kamu lakukan maka kamu telah berbuat bersama sama dengan Allah, dengan Kata lain kamu Berserikat dengan Allah didalam bathinmu, yang disebut dengan syirik halus, Segeralah Kamu bertobat dengan sungguh sungguh, dan kembali menyerahkannya kepada Allah, Bila hatimu sudah merasa sudah tidak berbuat hal itu kecuali atas karunia Allah, Mudah mudahan kamu tergolong orang yang berserah diri (muslimin), aamiin....
Hal dan uraian diatas adalah uraian kesimpulan dari ilmu Tauhid,
Yang bila dijabarkan secara detil, akan membuat bingung dan membuka peluang salah paham
Dan apabila Kamu sudah benar benar bersih dari syrik, insyaAllah kamu dapat melalui tahap mengenal Allah
Tauhid adalah Keesaan Allah, atau dengan kata lain Bahwa yang ada satu satunya hanya Allah.
Kalimat Tauhid: Laillahailallah.
artinya " Tidak ada Illah selain Allah".
Arti kalimat Tauhid tergantung tingkat pemahaman penterjemah, dan terkadang meleset dari makna sebenarnya, ada yang menterjemahkan dengan penambahan kata yang sebenarnya tidak terdapat dalam kalimat tersebut, seperti:
" Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah"
Arti seperti ini justru menjauhkan kita dari makna yang dimaksud dari kalimat "Laillahailallah", dan terkesan Allah ingin sekali disembah, dan manusia memberi persembahan, Ini sangat mengesankan Allah membutuhkan Makhluk, Padahal Makhluklah yang membutuhkan Allah, dan juga terkesan bahwa makhluk punya andil dalam perbuatan / berbuat sesuatu.
anakku...
Pahamilah Bahwa Allah itu sangat tinggi, sangat mulia, tempat bergantung segala sesuatu, yang menciptakan makhluk serta perbuatan makhluk.
Laillahailallah adalah pengakuan bathin yang menyatakan tidak ada illah, yang ada Hanya Allah saja.
untuk itu papa akan terangkan sedikit tentang "Illah" yang tidak papa terjemahkan diatas, sebab Illah disini bermakna sangat luas dan menyeluruh, Kalau boleh papa tekankan, Illah ini adalah sesuatu apapun selain Allah, Jadi segala sesuatu selain Allah, baik yang hidup, mati, terlihat/tidak terlihat dengan mata, Terasa / tidak terasa oleh pancaindra kita, dalam bentuk apapun, dimanapun dan kapanpun, ini adalah Illah.
Oleh karena itu, papa berharap kamu dapat memaknai kalimat tauhid itu dengan benar,
"Laillahailallah" bermakna "Tidak ada segala hal dan sesuatu, kecuali Allah".
Singkatnya yang ada itu hanya ALLAH semata mata.
Tujuh sifat allah yang dilimpahkan kepada manusia:
1. Hidup
2. Mengetahui
3. Berkehendak
4. Kuasa
5. Melihat
6. Mendengar
7. Berkata.
Nah jika sifat yang tujuh itu diambil oleh Allah, apa yang ada padamu?.
Tentu hanya sebuah patung manusia yang terdiri dari kulit Daging,urat dan tulang, yang sering kita sebut Mayat untuk sebutan pada manusia, dan bangkai untuk sebutan pada binatang,
Anakku...
Kalau kamu sudah mengerti dengan keadaanmu sebenarnya yaitu:
1. tidak Hidup atau mati
2. Tidak mengetahui atau bodoh
3. Tidak berkehendak atau pasif / pasrah
4 tidak.Kuasa atau lemah
5. Tidak melihat atau buta
6. Tidak mendengar atau Tuli
7. Tidak berkata atau bisu.
Kesimpulan Tauhid dari penjabaran diatas:
1. Tidak ada yang hidup, Allah yang Hidup
2. Tidak ada yang Tahu, Hanya Allah yang Tahu
3. Tidak ada yang berkehendak, Hanya allah yang berkehendak
4. Tidak ada yang Kuasa, Hanya Allah yang Kuasa
5. Tidak ada melihat, Hany Allah yang melihat
6. Tidak ada yang mendengar, hanya Allah yang mendengar
7. Tidak ada yang berkata kata, hanya allah yang berkata kata.
Oleh karena itu wahai anakku....
Tanamkanlah tauhid di batinmu, sehingga kamu benar benar menyerahkan kembali kepada Allah segala sesautu tanpa ada sisa, bagaikan orang mati, yang tidak dapat berbuat apapun,
Orang mati tidak dapat shalat, puasa, zakat, haji dan berbuat baik sedikitpun, orang mati benar benar pasrah dan menyerahkan diri tanpa dapat berbuat apapun.
Jadi bila tauhid mu sudah benar, maka kamu sudah tidak merasa berbuat baik sedikitpun, perbuatan baikmu itu adalah pemberian Allah, yang dengan itu kamu bersyukur atas pemberiannya itu, bukanya mengharap sesuatu
Segala sesuatu dan hal yang kamu alami adalah pemberian Allah, tanpa terkecuali, Kamu tidak dapat Shalat, kalau Allah tidak karuniakan Shalat itu kepadamu, Kamu Tidak dapat Puasa jika Allah tidak karuniakan puasa itu kepadamu, Kamu tidak dapat Berzakat, Berhaji, Jika allah tidak karuniakan kepadamu.
Jadi singkatnya Pahamilah bahwa segala perbuatan baik dan Ibadah-mu selama ini adalah semata mata karunia Allah saja, Bukan hasil dari Dirimu sendiri.
Ketika Shalat kita selalu membaca:," Inna Shalati, wanushuki, wamahyaya, wamamati, lillahirabbil`alamiin"
" sesungguhnya Shalatku, ibadah/ perbuatan baikku, hidupku dan matiku, Milik Allah tuhan semesta alam".
Ini menegaskan bahwa hal itu adalah bersunber dari Allah bukan dari dirimu, kemudian Allah tegaskan lagi;
"Lasyarikalahu, wabizalika ummirthu, waanna minnal muslimiiin"
" Tidak ada serikat/sekutu bagi Allah, dan aku diperintah untuk tidak menyekutukanNya, dan sesungguhnya aku termasuk golongan orang yang berserah diri".
ini menegaskan bahwa Allah tidak bersekutu, berserikat atau bersama sama dengan makhluk dalam semua hal, Jadi jika Shalatmu, ibadahmu, hidupmu dan matimu adalah milik Allah, maka jangan sekali kali kamu merasa ikut memilikinya, dan apabila itu kamu lakukan maka kamu telah berbuat bersama sama dengan Allah, dengan Kata lain kamu Berserikat dengan Allah didalam bathinmu, yang disebut dengan syirik halus, Segeralah Kamu bertobat dengan sungguh sungguh, dan kembali menyerahkannya kepada Allah, Bila hatimu sudah merasa sudah tidak berbuat hal itu kecuali atas karunia Allah, Mudah mudahan kamu tergolong orang yang berserah diri (muslimin), aamiin....
Hal dan uraian diatas adalah uraian kesimpulan dari ilmu Tauhid,
Yang bila dijabarkan secara detil, akan membuat bingung dan membuka peluang salah paham
Dan apabila Kamu sudah benar benar bersih dari syrik, insyaAllah kamu dapat melalui tahap mengenal Allah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar